Sabtu, 06 Juni 2015

MANUSIA DAN HARAPAN


Harapan memiliki arti yang hampir mirip dengan mimpi namun berbeda, mimpi merupakan keinginan yang terbatas. Semua manusia pasti punya mimpi yang boleh dibilang sangat sulit untuk diraihnya. Sedangkan harapan merupakan keinginan hal-hal apa saja yang ada dihadapan kita. Mimpi dan harapan dapat diraih tetapi kapan terwujudnya itu berbeda. Kalau mimpi mungkin masih lama karna mimpi biasanya hanya angan-angan seseorang saja sedangkan harapan mungkin sudah didepan mata tetapi kita harus berusaha untuk menggapainya.

Harapan adalah optimisme. Yaitu melihat apa saja yang bisa, bukan apa yang terlihat. Sebagai manusia yang baik kita seharusnya optimis dengan apa yang kita harpakan dari hal-hal yang mungkin hanya kita dapat impikan.
Banyak orang mungkin hanya ingin meraih kesuksesan dimasa depan, tapi mereka tidak tau kesuksesan apa yang mereka inginkan,. Dan jika mereka tidak tau bagaimana cara mereka tau hal apa yang harus mereka lakukan untuk mencapai kesuksesan itu ? saya berharap ketika saya tumbuh dewasa nanti, saya mendapatkan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah dan saya berharap bahwa saya dapat membesarkan keluarga yang baik sehingga melahirkan keturunan-keturunan yang baik pula nantinya. amiiin

MANUSIA DAN FOBIA


Kalau berbicara tentang fobia, berarti kita berbicara tentang rasa takut juga. Karna fobia dalam kamus besar Indonesia mempunyai arti ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda ataupun keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan bagi penderitanya. Biasanya setiap orang memiliki fobia, pada dasarnya fobia tidaklah berbahaya , namun kecemasan atau rasa takut yang berlebihan membuat fobia itu sendiri sangat berbahaya.
Seseorang yang mengidap fobia akan sanhgat terkejut bilamana mengetahui apa yang ditakutinya itu ada dihadapannya. Secara langsung fobia tidak mengganggu namun bila dalam keadaan tertentu bisa saja mengganggu.
Banyak ragam jenis fobia yang saya temui di masyarakat. ada yang masuk akal, dan ada pula yang tidak masuk akal, bahkan sewaktu saya bersekolah di Madrasah Aliyah, saya mempunyai teman pria yang sangat ditakuti oleh semua murid, tetapi dia memiliki rasa takut (fobia) yang sangat aneh menurut saya, yaitu takut sekali bila ada seekor kecoa, walaupun hewan itu sangat jauh dihadapannya, teman saya itu langsung berteriak histeris bahkan hampir menangis jika dipaksa untuk menyentuh kecoa tersebut.
Banyak masyarakat yang menganggap enteng rasa takut tersebut, Oleh karna itu seharusnya kita dapat menangani rasa takut (fobia) itu yang terdapat dalam diri kita sendiri, yaitu dengan menantang ketakutan tersebut. Bila kita takut dengan hewan(tidak berbahaya) itu seperti kecoa, coba fikirkan apa yang membuat kita takut dan cobalah untuk mengatasinya. Bila kita takut akan ketinggian, maka pergilah ke atas sebuah gedung tinggi dan lihatlah kebawah. Mungkin cara itulah yang dapat menghilangkan fobia anda, namun semua orang memiliki cara-caranya sendiri untuk menghadapi fobia(rasa takut) di dalam dirinya itu.